Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan

Selasa, 23 Maret 2010

Semua Akan Indah Pada Waktunya


"Semua akan indah pada waktunya...".

Seberapa penting dukungan orang-orang di sekitar anda??


Pernahkah anda merasa dalam fase hampa dalam hidup anda??
saat anda tidak mampu berkata-kata, tidak mamapu tertawa, dan terasa semua hampa dan sangat berat? Manajemen masalah untuk menciptakan koping* seseorang memang berbeda-beda tergantung latar belakang kehidupannya, latar belakang pendidikannya dan definisi dia sendiri dalam melihat masalah itu.

saya dalam note ini menjelaskan beberapa cara klasik yang banyak dilupakan. Cara mudah yang bahkan orang tua, guru-guru kita pernah mengajarkannnya, yang akan saya jelaskan di note ini

"Semua akan indah pada waktunya" Kata-kata ini adalah penguat saya setiap waktu saat saya merasa sangat stress dalam kondisi berat dan sebagainya. Adalah sahabat saya emil dan nura yang selalu menggaungkan kalimat itu di telinga gw supaya gw tetap tersenyum. Ya, dalam keperawatan jiwa hal ini disebut sebagai self affirmation. Kata-kata yang selalu di ucapkan untuk menguatkan hati sendiri

Hal kedua dalam mengurangi masalah anda ialah "hadapi masalah seperti anak kecil menghadapi masalahnya". Istilah ini juga di gaungkan oleh sahabat saya gumi saat memberikan dukungan moril dalam setiap kondisi emosi saya. Hadapi sebuah masalah dengan tersenyum sebelumnya, dan anggaplah semua itu sebagai permainan yang anda akan jadi pemenangnya.

Selain kita menyiapkan mental dengan self affirmasi dan tersenyum tadi, jangan lupa berdoa pada Allah SWT. Karena setiap masalah yang anda hadapi adalah bagian dari skenario kehidupan dan hanya Allahlah tempat anda mengadu. “Berdoalah
kepada-Ku, niscaya Kuperkenankan doamu” (Al-Mukmin/40: 60). Allah sudah mengatur semuanya akan indah pada waktunya. Bermunajatlah dengan sepenuh hati kepada-Nya, kalau perlu menangislah dengan ikhlas. Sebaik-baik doa adalah doa yang disampaikan ketika hati merasa sedih
dan duka, yang disertai oleh tangisan karena takut kepada Allah swt. Menangis adalah bagian dari adab-adab berdoa yang terpenting. Karena air mata adalah ungkapan pendosa, bahasa yang indah yang diungkapkan ketika bertaubat, merasakan kekhusuan, dan hanya bergantung kepada Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Air mata merupakan duta dari hati yang lembut akibat keikhlasan dan kedekatan dengan pintu Allah swt.

Selanjutnya berbagilah...berbagilah dengan keluarga yang selalu ada untuk anda, sahabat-sahabat yang anda percaya, tetangga anda, dan sebagainya semua orang yang anda anggap amanah. Manusia itu makhluk paling sempurna dengan segala keterbatasannya. Bingung?? maksudnya manusia di ciptakan oleh Allah lebih sempurna dari makhluk lainnya karena kita di lengkapi akal, fikiran dan perasaan. Namun tetap saja manusia makhluk dhoif (lemah) yang butuh sesamanya (manusia) untuk saling mengingatkan dan membantu.
"demi masa, sesungguhnya manusia itu dalam kerugian, kecuali mereka yang beramal shaleh dan saling mengingatkan dalam kebenaran dan mengingatkan dalam kesabaran"(al-ashri)

Jangan lupa selalu berusaha menyelesaikannya, dan jika anda telah berusaha maksimal maka berserah dirilah kepada Allah


*koping : cara seseorang menyelesaikan masalahnya dan mengatasi stres nya

semoga bermanfaat
semoga Allah melindungi hati kita semua...
terimakasih buat sahabat-sahabat saya yang selalu mengingatkan saya dan yang telah menemani perjalanan ini..
Semoga kita semua di Rahmatii Allah, dan ukhuwah ini di ridhoi Allah ^_^

Minggu, 21 Juni 2009

GAGAL membuat orang SUKSES VS SUKSES membuat orang GAGAL



gagal membuat orang sukses VS sukses membuat orang gagal

Menurut anda mana yang lebih baik antara pernyataan diatas???
pasti gak ada yang bener kan???ya minimal segila-gilanya anda pasti milih mending gagal membuat orang sukses dari pada sukses membuat orang gagal.
Kalau anda bingung dengan maksud dua pernyataan sakti tersebut (saya aja sih yang anggap sakti) anda blh hubungi saya tapi saya yakin anda ngerti maksudnya..

sebuah perumpaan yang saya karang sendiri saat anda ditunjuk untuk menjadi seseorang yang merupakan fasilitator atau apalah namanya untuk sebuah tujuan, dan anda GAGAL mewujudkannya, anda akan lebih merasa sedih dari pada saat anda jadi seorang musuh atau penonton yang dengan sukses telah menggagalkan kesuksesan orang lain..

Maksud pernyataan saya pada perumpamaan diatas ialah kadar sedih anda saat gagal membuat orang sukses akan jauh lebih besar dari pada kadar kebahagiaan anda saat berhasil membuat orang gagal..Secara manusiawi, anda adalah manusia yang berbudi yang pada dasarnya sangat mencintai sebuah prestasi (teori ini memang belum ada pembuktian) tapi secara implementasi dan kenyataan hal itulah yang tampak pada realita kehidupan.

Nah, dalam note ini saya cuma berpendapat bahwa setiap orang itu seharusnya menyukseskan orang gagal, dan menggagalkan orang yang tidak sukses (sesuai rumus logika pada pelajaran SMA, bahwa negatif bertemu negatif adalah positif)

kembangkan sisi negatif anda untuk menjadi hal positif (inspired by "be negative" by naomi susan)

Inti dari yang saya tuliskan ini adalah...bahwa kesuksesan itu lebih besar datang dari faktor internal anda yang didukung oleh eksternal anda...
Beberapa orang bijak juga pernah menyatakan bahwa "tidak penting berapa kali anda gagalm yang lebih penting adalah berapa kali anda bangkit dari kegagalan itu"
bahkan yang lebih ekstrim lagi meyakini bahwa gagal itu tidak ada dengang menungkapkan "Tidak ada orang yang gagal, melainkan banyak orang yang terlambat menciptakan kesuksesannya"


-salam sukses untuk orang yang sukses untuk tidak gagal-